Tampilkan postingan dengan label Edukasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Edukasi. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Mei 2014

Edukasi : Kerajaan Islam Di Pulau Jawa


KERAJAAN ISLAM DI PULAU JAWA

1.     Kerajaan Islam Demak
Kerajaan Islam Demak didirikan oleh Raden Patah atau yang dikenal dengan sebutan Pangeran Jimbun. Ia adalah keturunan Prabu Kertabumi Brawijaya V (1468-1478). Ia memerintah pada tahun 1500-1518 M. Awalnya Demak sebagai pusat pengajaran agama yang didirikan Raden Patah, Ia membuka pesantren pada tahun 1475 M atas perintah Sunan Ampel. Dalam perkembangan berikutnya, demak menjadi pusat perdagangan dan akhirnya menjadi kerajaan Islam, Setelah meninggal pada tahun 1518 M, posisinya digantikan oleh anaknya yang bernama Adipati Unus atau Pangeran Sabrang Lor (1518-1521 M)
Sebelum menjadi raja adipati Unus menjabat sebagai Adipati Jepara. Ketika itu ia telah berhasil menaklukan Bangka dan daerah pantai barat pulau Kalimantan. Kemudian pada tahun 1512-1513 M adipati Unus pernah menyerang portugis di Malaka, akan tetapi ia gagal. Tidak banyak yang dilakukan Adipati Unus selama menjadi raja, kecuali mengatasi berbagai pemberotakan yang terjadi pada beberapa daerah taklukan, keadaan ini terus berlangsung hingga ia wafat pada tahun 1521 M.
Setelah Adipati Unus wafat, posisinya digantikan oleh Sultan Trenggono (1521-1546 M). Pada masa tersebut datang seorang muballigh dari Samudera Pasai yang bernama Fadillah atau Fadhilah Khan. Di demak Fatahillah menjadi guru agama dilingkungan Istana Selain itu ia juga sebagai penasihat sultan dan panglima tentara Demak. Kemudian Fatahillah dikawinkan dengan adik Sultan Trenggono yaitu Nyai Ratu Pembayun.

Template by - Miqronik - 2008