Tampilkan postingan dengan label Legenda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Legenda. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 April 2014

Legenda : Majalengka


Majalengka
 Cerita Jawa Barat
 Ratu Ayu Panyidagan Panyidagan Kingdom. Ratu Ayu Panyidagan adalah ratu Kerajaan Panyidagan.. Ratu cantik dan bijaksana. Dia memimpin negeri ini damai. Banyak pria dari kerajaan lain jatuh cinta padanya.. Namun, ratu tidak tertarik pada mereka.. Sebenarnya ratu gelisah.. Dia ingin menikah dan punya anak segera. Dia ingin anaknya menjadi pemimpin berikutnya.. Dia masih menunggu orang yang tepat.

Ratu bermimpi.. Seorang pria tampan datang ke kerajaan. Namun bencana datang bersama dengan kedatangan.. Ratu meminta penasehat dia untuk menafsirkan mimpinya.. Para penasehat meminta prajurit untuk menjaga perbatasan kerajaan.

Untungnya, ada sebuah sungai besar di perbatasanOrang harus menyeberangi sungai jika mereka ingin masuk perbatasan kerajaan. Prajurit itu berdiri dengan untuk memantau siapa pun menyeberangi sungai.

Legenda : Pesut Mahakam


Legenda Pesut Mahakam
Cerita Rakyat dari Kalimantan Timur
Dahulu kala, ada sebuah desa di Kalimantan Timur the . Desa itu di dekat Sungai Mahakam.. Penduduk desa selalu bekerja keras.. Meskipun mereka miskin, mereka sangat bahagia.. Mereka juga membantu satu sama lain.

Di desa, ada sebuah keluarga kaya. Kepala keluarga itu Pak Pesut. Pak Pesut. Semua orang tahu Pak Pesut. Ia dikenal bukan karena kekayaannya, tetapi karena kebakhilan. Dia tidak ingin membantu orang lain.. Keluarganya selalu diabaikan orang. Itu sebabnya keluarga Pak Pesut selalu tinggal sendirian dan tidak pernah bercampur dengan orang lain.

 Itu adalah musim kering yang sangat panjang.. Penduduk desa tidak bisa panen beras.

Legenda : Bunga Kemuning


Legenda Bunga Kemuning


Pada suatu masa, hiduplah sepuluh orang putri raja yang sangat cantik-cantik. Ibu mereka sudah lama meninggal dan ayah mereka, sang raja, begitu sibuk dengan urusan kerajaannya sehingga mereka hampir tidak punya waktu untuk berkumpul bersama. Akibatnya putri-putri ini menjadi nakal dan manja, kecuali sang putri bungsu, putri Kuning. Ya, mereka memang diberi nama dengan nama warna. Ada putri Jambon, putri Hijau, putri merah merona, putri nila dan lain-lain. Barangkali dulu sang ibu berharap anak-anaknya akan memberi banyak warna di kehidupan ini. Sayang, sang ibu keburu meninggal sehingga tidak sempat mendidik mereka sengan baik.

Kesepuluh putri ini selalu memakai pakaian dan perhiasan yang sewarna dengan nama mereka. Putri Merah selalu memakai warna merah, demikian juga putri-putri lainnya.

Sementara kakak-kakaknyabermalas-malasan dan membuat keonaran, putri Kuning menghabiskan waktu dengan membantu inang-inangnya, atau membaca buku, dan atua merawat kebun bunga kesayangannya. Kakak-kakaknya sering mengejeknya.

Template by - Miqronik - 2008